Cegah Perang Ketimbang Menyelamatkan Korban
Tersentuh
pemandangan gadis Sudan yang kurus kering, terjatuh karena kelaparan,
dengan seekor burung pemakan bangkai yang sabar menunggui ajalnya,
betul Kevin Carter merekamnya dulu dengan kamera, baru kemudian
mengusir burungnya. Andaikan burung ini menyerang anak gadis itu, apa
ia akan membiarkan anak itu menjadi korban burung demi membuat foto
ini menjadi suatu karya bernilai tinggi?Atau sebaliknya, menolong
anak itu dan membiarkan kesempatan emas ini menjadi sia-sia?
Fotonya
memang berhasil meraih hadiah Pulitzer. Tetapi yang jauh lebih
membahagiakannya dari hadiah itu atau sekedar uang honor,
tentunya, bahwa ia berhasil menggugah hati nurani manusia akan
kekejaman perang dengan segala akibat yang amat mengerikan.
Tetapi
bagi saya yang tidak mengenal perang dari dekat, suara tangisan dan
pemandangan anak anjing yang sangat kotor, berbau tidak sedap,
kelaparan, kurus, sakit, kehujanan dan dibuang pemiliknya begitu
saja di tempat pembuangan sampah lebih memelas dan menyentuh.
Siapa yang mau memungut anak anjing macam itu? Kematiannya malah
akan disyukuri.
Namun, seorang
penyayang binatang malang, - ia memang tidak dapat mengabadikannya
seperti Kevin Carter, ia tak akan bisa dianugrahi hadiah Nobel
seperti Ibu Teresa - menyelamatkan anak anjing ini.
Kini anak anjing ini bahagia, sehat, bagus dan telah diangkat menjadi anggauta keluarganya yang amat disayangi.
Dan
saya berdoa, kalau saja dengan jepretan Kevin Carter, anak gadis
Sudan itu juga boleh bernasib baik seperti anak anjing ini dan juga
bagi beribu-ribu anak, orang lain, tentara yang menjadi korban
perang, tetapi tidak sempat diabadikan, bukan saja orang Rwanda, Bosnia, Irak, Lebanon tapi juga orang Amerika, Inggris, Argentina,
Israel, semua korban orang di manapun di bumi.
Meski
jauh lebih baiklah jika umat manusia mencegah peperangan, ketimbang
menolong, menyelamatkan korban; pemilik tidak membuang anak-anak
anjing, kucingnya di tempat pembuangan sampah, di tengah jalan.
Agustus 1994
No comments:
Post a Comment