Kaum Laki Akan Berkabung
Seingat saya waktu itu, Jakarta termasuk tiga besar dunia sebagai kota paling berpolusi.
Pernah ada iklan raksasa layanan masyarakat, sebesar satu halaman penuh dengan gambar seorang "gadis" entah dengan moncong atau belalai gajah, berkaki kuda di sebuah harian sebagai peringatan.
Pikiran pertama yang terbayang begitu melihat rupa gadis masa depan akibat polusi itu, ialah bahwa tidak akan ada satu pun orang laki-laki yang mau mencumbu-rayu apa lagi menikahinya.
Iklan itu di tahun 1997. Anda mungkin belum lahir atau paling-paling berumur menjelang remaja di waktu itu untuk bisa merasa tercengang, terkejut.
Entahlah di kota Negara mana orang memarkir mobilnya secara tegak lurus guna menghemat tempat parkir karena memban-jirnya kendaraan pribadi.
Tergelitik perasaan saya untuk menantang imaginasi para insinyur. Bagaimana kalau menciptakan mobil yang serba -Three atau lebih – in One, demi mengurangi pemakaian kendaraan dan polusi.
Digulung kap dan ditekuk joknya menjadi mobil pengangkut barang, diangkat rodanya seperti roda kapal terbang, menjadi kendaraan air, ditarik keluar badannya seperti kotak geretan, menjadi rumah yang bisa dibawa kemana mana, baling-balingnya didongakkan keatas, menjadi baling-baling untuk mengudara, ...
Apa lagi jika mobil itu bisa dijalankan, cukup dengan mengisi air. Non-polusi. Selain mengangkat gengsi bangsa di mata dunia, temuan-temuan yang tidak tanggung-tanggung itu pasti akan laku keras, asal saja terjangkau kantong masyarakat kecil.
Tetapi jauh lebih penting dan menggembirakan dari kreasi-kreasi itu, adalah diturunkannya jumlah penduduk agar jangan sampai anak-cucu kita tenggelam dalam kemacetan lalulintas, polusi, berhimpit dirumah susun berko-tak-kotak, dalam lingkungan yang gersang, tanpa kebun, tanpa kicauan burung, tanpa satwa liar, karena sudah punah, mirip kandang peternakan ayam dalam baterai raksasa.
Mengapa membiarkan jumlah penduduk bumi kita meledak, membeludak menuju “neraka”, jika menurunkannya dengan ber-KB kita bisa membangun "surga" dibumi?
Wahai gadis-gadis impian masa kini; kami, kaum laki laki akan berkabung bila anda kelak berubah sampai menjadi gadis mimpi buruk masa depan akibat polusi.
Sebelum terlambat, kami mengimbau calon-calon ibu: "Paling banyak, satu anak saja demi masa depan generasi kita.”
Agar generasi tetap ayu, tampan, sehat, bahagia dan ..... awet-muda.
April 1997
No comments:
Post a Comment