Wednesday, August 3, 2016

Apa Makan Di Restoran Mahal?

Apa Makan Di Restoran Mahal?

“Nih, nasinya Rp. 5.000.-.” Kata Ibu Warteg.
"Wah, sudah termasuk lauknya, murah banget" pikir bapak itu. 


Lalu saya mengkhayal:
“Bisa makan di sini bu?” tanya bapak itu.
“Bisa, tuh, disitu.” Menunjuk ke pinggir jalan.
“Tapi bapak mesti bawa bangku, meja, piring, sendok, garpu, airnya sendiri. Ha.Ha.

Bayangin kalau di restoran, kita engga usah sewa duduk, sewa ruangan, tempatnya keren, dikasih AC, lampu listrik, dilayani dan bisa berlama-lama lagi, padahal rumah, tempat, ruang orang. Engga usah masak, bawa kursi, meja, piring, sendok, garpu, gelas, bawa air minum, cuci piring, ngebersihin meja, bisa ke WC, cuci tangan, ...
Pantas kalau itu dipungut bayaran, tapi tidak dipungut.
Jadi saya pikir, makan di restoran meski sangat mahal, adalah sangat murah, karena sudah termasuk layanan, kemudahan itu, apa lagi kalau di suguhi pemandangan alam yang indah seperti di Kampung Daun (Bandung) atau Lembur Kuring di Lebak Wangi (Parung), di Sampireun (Garut). Keindahannya engga bisa dibeli, engga usah dibayar.
Kecuali makanan restoran menjadi sangat mahal kalau makanan dibawa pulang atau dianterin kerumah.

Januari 2011

No comments:

Post a Comment