Wednesday, August 17, 2016

Boleh Tawar Pak?

 Boleh Tawar Pak?

“Pak, berapa duit sayuran itu?”

Kata Pak Tani: “Rp. 50, - aja.”

“Boleh tawar Pak?”

“Boleh.”.

“Bagaimana kalau Rp. 200.- aja, karena itu terlalu murah. Pak. Naikin dong.”

“Oh, jangan, itu kemahalan. Kalau begitu biarin saya naikin menjadi Rp. 75.- itu udah lebih dari cukup, pak. Engga bisa dinaikkin lagi harga mati.” kata Pak Tani.

“Bagaimana kalau Rp. 175.-?”

“Ngga bisa.”
Setelah “bertengkar”  akhirnya mereka sepakat jadi Rp. 150.-

Alangkah bahagianya Pak Tani dan bapak itu atas pertengkaran, penawaran sengit begitu, Tapi itu hanya terjadi dalam khayalan saya.

Oktober 1974

No comments:

Post a Comment